Browsing all articles from February, 2011
Feb
28

Video Bangkitnya Android Secara Global Beredar di YouTube

Author admin    Category Android, IT News     Tags

Bagi anda para penggemar Android atau pengguna ponsel Android mungkin akan suka video yang satu ini. Google telah mengunggah di YouTube visualisasi jumlah perangkat Android yang diaktivasi mulai dari Oktober 2008 hingga Januari 2011. Sejak awal peluncuranya, OS mobile bermaskot robot hijau ini telah banyak digunakan di berbagai ponsel, mulai dari T-Mobile G1 hingga ponsel pintar terkini Optimus 2X dan Google Nexus S. Terlihat juga perubahan yang cukup signifikan sesaat setelah peluncuran Droid dan Galaxy S di sejumlah kawasan. Indonesia juga terlihat memberikan kontribusi dengan visualisasi aktivasi Android di Jakarta. Lihat saja langsung untuh lebih jelasnya:

 

[teknoup]

Feb
28

Port MHL Milik Galaxy S II Gabungkan Koneksi USB dan HDMI

Author admin    Category IT News     Tags

 

Samsung Galaxy S II dilaporkan sebagai salah satu handset pertama yang mengadopsi port Mobile High-Definition Link (MHL) terkini. Meski output HDMI absen di Galaxy S II, namun port MHL yang dimilikinya malah lebih canggih lagi dengan mengkombinasikan standar HDMI dan USB untuk transfer data, charge baterai, dan koneksi ke perangkat audio/video lainnya.

 

Fungsi kombinasi ini dirancang untuk dapat mengcharge perangkat ketika ponsel terhubung ke perangkat lain yang dilengkapi MHL, salah satunya televisi. Sedangkan bagi ponsel yang memiliki port HDMI (belum MHL) juga bisa mencharge ponselnya namun membutuhkan adapter special in-line charge.

Pengguna juga bisa mengontrol tampilan antarmuka media ponselnya melalui remote TV ketika update untuknya sudah tersedia di pasaran. Begitu juga dengan perangkat tambahan dengan port MHL diperkirakan akan banyak hadir di tahun ini. Sebagaimana standar yang telah dikembangkan oleh konsorsium meliputi Nokia, Toshiba, dan Sony.

[teknoup]

 

 

Feb
28

Website Mulai Rasakan Dampak Modifikasi Google

Author admin    Category Google, IT News     Tags
Google memutuskan melakukan perubahan cukup signifikan dalam algoritma pencariannya, dengan menurunkan ranking website berkualitas rendah, misalnya yang hanya berisi sedikit konten dan malah mengarahkan user ke halaman penuh iklan. Modifikasi ini dipandang punya dampak cukup dramatis di ranah pencarian online.

Setelah diamati, beberapa website yang sebelumnya diranking tinggi di pencarian dengan keyword tertentu, telah menurun drastis dalam daftar hasil. Sedangkan beberapa situs jejaring sosial, situs berita dan situs retail naik rankingnya.

diestimasi bahwa algoritma baru ini bakal mempengaruhi sekitar 12% search queries di Amerika Serikat. Kemudian akan segera diterapkan di wilayah lainnya.

“Beberapa situs akan naik (rankingnya-red) dan sebagian turun,” tukas teknisi Google, Amit Singhal dan Matt Cutts. Mereka mengatakan, situs dengan konten orisinal seperti riset, laporan mendalam dan analisis kuat bakal meninggi. Juru bicara Google sendiri mengklaim, perubahan ini mendapat tanggapan positif dari user.

Dampaknya memang terasa. Sebab, banyak situs amat bergantung dari trafik web yang berasal dari pencarian di Google. Penurunan ranking yang kecil saja dapat menurunkan pendapatan yang berasal dari iklan di halaman web mereka. Tak heran beberapa website harus berhitung soal dampak perubahan tersebut.

Beberapa situs pun protes karena rankingnya menurun, padahal mereka merasa berkualitas bagus. Ini misalnya dialami oleh situs WiseGeeks.com, yang biasa menggaji penulis untuk memproduksi konten bermutu. Karenanya, mereka ingin bertanya pada Google bagaimana agar bisa naik lagi rankingnya.

Studi dari Sistrix yang meriset ranking pencarian online, menemukan beberapa website telah naik peringkat akibat modifikasi Google. Misalnya situs jejaring LinkedIn.com dan Facebook.com. Situs berita seperti Fox News dan New York Daily News juga mengalami lonjakan.

[detikinet]

Feb
28

Kredit Komputer Berbasis Syariah

Author admin    Category IT News     Tags

 


Data dari Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (Apkomindo) akhir 2010 lalu menyatakan bahwa penetrasi komputer–baik PC maupun laptop–di Indonesia baru 4% dari populasi penduduk atau berkisar 9,2 juta unit.

Dengan demikian, tingkat kepemilikan komputer di Indonesia masih sangat rendah dibandingkan negara lain di Asia Pasifik yang rata-rata sudah di atas 10%. Itu sebabnya perlu dilakukan metode baru untuk menggairahkan pertumbuhannya di Tanah Air.

“Kami akan mencoba metode baru, kredit komputer berbasis syariah. Dengan metode ini, kami akan melayani kredit tanpa bunga,” kata Abbi Angkasa Perdana, Presiden Direktur PT Satusolusi Intermedia Utama.

Satusolusi merupakan distributor dari sejumlah produk komputer, laptop, dan tablet PC, seperti Sony dan Samsung. Selain komputer, perusahaan ini juga banyak mendistribusikan gadget dan aksesoris peranti teknologi lainnya.

Upaya untuk mempermudah kepemilikan komputer ini coba dirintis oleh Abbi dan timnya dengan cara menghadirkan kredit syariah dan memperluas jalur distribusi, salah satunya di Satusolusi Store di Mal Botani Square, Bogor.

Menurut Abbi, setelah di Bogor, dalam waktu sebulan ke depan pihaknya juga berencana membuka delapan toko ritel lagi untuk mempermudah jalur distribusi. Lima di Jabodetabek, satu di Sumatra, satu di Jawa Barat, dan terakhir di Surabaya atau Malang.

Setelah toko distribusi ritel itu resmi dibuka, SatuSolusi akan mencoba metode kredit komputer berbasis syariah. “Kami akan melaksanakan MoU (perjanjian kerja sama) dengan koperasi minggu depan. Setelah itu, bekerja sama dengan sejumlah bank untuk cicilan ringan,” kata Abbi.

“Kami menyadari, syariah itu sebenarnya bagus dalam bisnis. Sama-sama menguntungkan, baik untuk kami maupun bagi pelanggan. Hal itu sudah tertanam dalam perusahaan kami yang menganut spiritual base company. Dalam berbisnis, kami harus mendapat ridho dari orang tua dan keluarga,” tandasnya.

[detikinet]

Feb
28

Google Tawarkan Sertifikasi Bagi Profesional TI

Author admin    Category Google, IT News     Tags

 


Raksasa internet Google meluncurkan program sertifikasi bagi para profesional di

bidang TI (Teknolog Informasi) yang bisa menunjukkan kemampuannya dalam menggunakan, mengembangkan dan menjual Google Apps for Business.

Mereka yang tertarik mendapatkan sertifikasi ini harus mengikuti ujian dan menjawab sebanyak 98 pertanyaan dalam bentuk essay atau pilihan ganda. Jika lolos pada ujian yang berlangsung 2 jam 45 menit, mereka akan menerima sertifikat dan lencana Google Apps Certified Deployment Specialist.

Sangat mudah? Tunggu dulu, semua pertanyaan tentunya berkaitan dengan bidang TI yang melibatkan pengalaman para peserta selama berkutat dengan Google Apps for Business.

“Sebelum mengikuti ujian, peserta disarankan telah mengalami pengalaman di bidang IT profesional minimal 3-6 tahun dan menyelesaikan sedikitnya tiga Google Apps for Business. Penggunaan itu harus melibatkan kompleksitas teknis dan integrasi data signifikan serta migrasi bekerja,” terang Google.

para kandidat juga harus memahami Google Apps Directory Sync dan tools sever side migration seperti Google Apps Migration for Microsoft Exchange.

Hasil tes langsung diumumkan segera setelah peserta selesai ujian. Nah, mereka yang lolos akan dikirimi sertifikat melalui email. Sementara peserta yang gagal, juga dikonfirmasi melalui email dengan menyertakan saran mengenai bagian mana saja yang perlu dikembangkan.

Untuk saat ini, ujian sertifikasi baru tersedia dalam bahasa Inggris. Namun Google juga ingin menawarkan sertifikasi ini bagi para peserta yang menggunakan bahasa selain bahasa Inggris dalam waktu dekat.

[detikinet]

Feb
25

Running PHP on IIS 7

Author admin    Category IT News, PHP     Tags

This post provides an step by step approach for deploying a PHP application on an IIS 7 server. The first thing that needs to be done is to make sure that IIS is installed on your machine. You can do this from the Turn Windows Feature On Off option in the Program and Features of Control Panel(In vista).


Here you need to make sure that in the Application Development Features ISAPI extensions and ISAPI Filters are also checked or if it is not check it and press OK. This will install the ISAPI extensions. Also make sure that Internet Information Services is checked.
Now the next step is to download PHP which is available at http://www.php.net/downloads. Or if you are using wamp already the C:/wamp/php works prefectly. You just need to make sure that the php folder contains php5isapi.dll file which is necessary for us.

Now open the php.ini file inside the PHP folder and edit it in a notepad to make the following changes if necessary. Remove the semicolor(;) from to make ;extension=php_mysql.dll to extension=php_mysql.dll and ;extension=php_mysqli.dll to extension=php_mysqli.dll.

You also need to add the location of your PHP directory to the server’s PATH environment variable so that Windows knows where to look for any PHP related executables (such as the PHP extension DLL‘s). To do this Right-click on My Computer, click Properties and on the Advanced tab click Environment Variables. In the Environment Variables dialog box, under System variables highlight the Path variable and click Edit.

Then add the location of your php file and the ext folder following it in the variable value.
Now go to Internet Information Services Manager in the co